Palangka Raya, eNewskalteng.com – DPRD Kota Palangka Raya meminta Pemerintah Kota Palangka Raya untuk terus memprioritaskan penataan dan pembenahan kawasan kumuh yang masih tersebar di sejumlah wilayah. Langkah tersebut dinilai penting guna meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menciptakan permukiman yang sehat, aman, dan layak huni bagi masyarakat.
Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, menegaskan bahwa penanganan kawasan kumuh tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga harus menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup warga secara menyeluruh. “Program penataan kawasan kumuh harus dilakukan secara berkesinambungan dan benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” ujar Sri Ani, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, masih terdapat sejumlah kawasan di Kota Palangka Raya yang memerlukan perhatian serius, khususnya terkait pemenuhan infrastruktur dasar dan fasilitas penunjang lingkungan permukiman. Beberapa aspek yang perlu mendapat penanganan antara lain perbaikan jalan lingkungan, pembangunan sistem drainase yang memadai, peningkatan fasilitas sanitasi, hingga pengelolaan persampahan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Sri Ani menyebut sejumlah wilayah yang masih masuk kategori kawasan kumuh di antaranya Kampung Pahandut, Pahandut Seberang, Langkai, Komplek Mendawai, serta Rindang Banua. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat menempatkan program penataan kawasan kumuh sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah agar masyarakat dapat menikmati lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat, nyaman, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta masyarakat dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Menurutnya, sinergi yang kuat akan membuat pelaksanaan program menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
Selain dukungan pemerintah, keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan hasil pembangunan yang telah dilakukan. “Apabila seluruh pihak dapat bekerja sama dan masyarakat turut berpartisipasi aktif, maka upaya mewujudkan kawasan permukiman yang bersih, tertata, dan nyaman di Kota Palangka Raya akan semakin mudah untuk dicapai,” pungkasnya.(nis)












