BeritaEksekutifPemkab Kotawaringin Timur

Kontingen Kotim Siap Berlaga di PEDA KTNA Ke-XIV di Pangkalan Bun

150
×

Kontingen Kotim Siap Berlaga di PEDA KTNA Ke-XIV di Pangkalan Bun

Sebarkan artikel ini
Asisten II Bupati Kotawaringin Timur Bidang Pembangunan dan Ekonomi - Rudi Kamislam foto bersama dengan Kontingan PEDA KTNA Kotim.(Photo-Normansyah)

Kotawaringin Timur. eNewskalteng.com – Asisten II Bupati Kotawaringin Timur bidang pembangunan dan ekonomi – Rodi Kamislam, melepas Kontingen Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) ke-XIV di Pangkalan bun Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis (31/7/2025).

Dalam sambutan Asisten II Bupati Kotim Bidang Pembangunan dan Ekonomi Rody Kamislam, mengatakan keikutsertaan kontingen Kotim dalam ajang PEDA KTNA merupakan kesempatan emas bagi pelaku utama sektor pertanian dan kelautan, untuk meningkatkan pengetahuan, memperluas jaringan, serta menyerap inovasi baru dari sesama petani dan nelayan se-Kalimantan Tengah.

“Saya berharap, kontingen Kotim dapat menunjukkan dedikasi, semangat, dan integritas tinggi selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga sikap, disiplin, dan etika karena nama baik daerah melekat di pundak setiap peserta. Ia juga ingin kontingen Kotim mampu menaikkan target kemenangan dalam kontestasi tersebut,”.

Pada ajang PEDA KTNA sebelumnya yang digelar di Kabupaten Sukamara, kontingen Kotim berhasil meraih posisi ketiga. Tahun ini Rody optimistis, kontingen bisa tampil lebih baik dan merebut juara umum, seraya meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Bumi Habaring Hurung. “Meski jumlah peserta yang terbatas, tetapi dengan semangat dan harapan semua anggota, saya optimis bisa mencapai hasil yang optimal. Setelah meraih juara III pada PEDA KTNA sebelumnya di Sukamara, ditargetkan kontingen Kotim bisa meraih prestasi yang terbaik tahun ini, ucap Sepnita, selaku Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotawaringin Timur,”.

Ketua kontingen PEDA KTNA XIV petani nelayan Kotim – Rahidin menyatakan, dengan peserta minimal akan mampu berbuah hasil maksimal. Terpenting pula para peserta dapat menerapkan apa yang telah didapat selama mengikuti kegiatan, sehingga bisa meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan petani dan keluarga. “Kegiatan ini kesempatan langka dan berharga untuk menimbang ilmu, menambah wawasan serta menjalin silaturahim dengan para petani dan nelayan unggul dari seluruh penjuru se-Kalimantan Tengah,” pungkas Rahidin.(man)