BeritaPemkab Palangkaraya

Fairid Naparin Fokus Percepatan Pembangunan dan Insentif Tenaga Kerja

219
×

Fairid Naparin Fokus Percepatan Pembangunan dan Insentif Tenaga Kerja

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin dan Istrinya beserta Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini dan Istrinya saat ditampung tawar oleh damang setelah setibanya mereka di Bandara Udara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya. (Photo/Ist)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Setelah hampir sepuluh hari berada di luar daerah, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, kembali ke Kota Cantik dengan membawa semangat dan visi baru. Kedatangannya di Bandara Tjilik Riwut pada Rabu (5/3/2025) disambut antusias oleh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.

Sejak pagi, suasana bandara tampak semarak dengan prosesi adat tampung tawar sebagai simbol doa dan dukungan terhadap kepemimpinan Fairid. Sambutan hangat ini menjadi bukti kuatnya harapan masyarakat terhadap keberlanjutan pembangunan di bawah kepemimpinannya.

Tidak menunggu lama, Fairid langsung dijadwalkan menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kota Palangka Raya pada pukul 14.00 WIB. Dalam sidang tersebut, ia menyampaikan pidato perdananya sebagai Wali Kota sekaligus memaparkan rencana kerja 100 hari pertama.

“Kami berkomitmen untuk menepati janji kampanye dengan langkah konkret, termasuk peningkatan insentif tenaga kerja dan percepatan pembangunan,” ujar Fairid.

Beberapa program prioritas yang akan dijalankan antara lain. Peningkatan insentif bagi tenaga kerja lokal, Percepatan pembangunan infrastruktur perkotaan dan permukiman, Kebijakan ekonomi yang berpihak pada masyarakat kecil dan pelaku UMKM

Fairid juga menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan daerah dengan program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya adalah program makan bergizi gratis bagi masyarakat, yang merupakan bagian dari agenda nasional Asta Cita.

Sebagai bagian dari pendekatan langsung ke masyarakat, Fairid bersama Wakil Wali Kota Achmad Zaini akan menggelar safari Ramadan di berbagai wilayah di Palangka Raya. Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi warga secara langsung dan memastikan bahwa pembangunan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.(man)