Palangka Raya, eNewskalteng.com – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus mendorong peningkatan efektivitas kerja sama dengan berbagai pihak melalui proses pemetaan kerja sama yang terstruktur. Upaya ini menjadi sorotan utama dalam Rapat Pembahasan Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD), termasuk rencana kerja TKKSD dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) kerja sama yang dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Arbert Tombak.
Menurut Arbert, pemetaan ini merupakan langkah strategis untuk menentukan arah kebijakan kerja sama yang lebih terarah dan tepat sasaran.
“Pemetaan kerja sama ini, sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Kita perlu memetakan terlebih dahulu tipe-tipe kerja sama, baik yang masih berjalan maupun yang sudah habis masa berlakunya. Hasil dari pemetaan inilah yang nantinya akan menjadi dasar bagi langkah-langkah berikutnya,” jelasnya, Rabu (15/2/2025)
Ia menekankan bahwa tanpa pemahaman yang jelas terhadap kondisi dan permasalahan yang ada, kebijakan kerja sama ke depan akan sulit untuk berjalan efektif.
“Jika kita tidak paham persoalannya, maka langkah ke depan tidak akan efektif. Karena itu, pemetaan ini harus dilakukan terlebih dahulu,” tegas Arbert.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya, Kemilau Mutik, menegaskan bahwa pemetaan kerja sama bukan sekadar formalitas, melainkan merupakan kewajiban daerah untuk menjamin kualitas hubungan kemitraan yang dibangun.
“Kami tidak ingin kerja sama ini hanya menjadi rutinitas. Pemerintah Kota Palangka Raya ingin memastikan bahwa setiap kerja sama memiliki kualitas dan berdampak nyata. Semua itu bergantung pada hasil pemetaan yang akurat,” ujarnya.
Kemilau menambahkan, pemetaan ini juga akan menjadi panduan dalam memilih mitra yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kerja sama yang terjalin dapat mendukung program prioritas pembangunan daerah serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pemerintah Kota Palangka Raya ingin menghasilkan kerja sama yang berdampak nyata, baik untuk pemerintah maupun masyarakat. Dengan pemetaan yang baik, kita bisa lebih fokus dalam mencapai tujuan pembangunan dan menciptakan nilai tambah yang sesuai dengan potensi daerah,” pangkasnya.(man)












