BeritaEksekutifPemkab Palangkaraya

Pemko Palangka Raya perketat pengawasan terhadap arus pendatang usai lebaran

158
×

Pemko Palangka Raya perketat pengawasan terhadap arus pendatang usai lebaran

Sebarkan artikel ini
Achmad Zaini

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memperketat pengawasan terhadap arus pendatang yang diprediksi meningkat setelah Lebaran.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pendataan yang akurat serta mengantisipasi potensi dampak sosial dan ekonomi di ibu kota Kalimantan Tengah.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa pihaknya akan memantau jumlah pendatang yang masuk melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Pengawasan ini juga bertujuan untuk memastikan para pendatang memiliki identitas yang jelas dan tujuan kedatangan yang terverifikasi.

“Pendatang itu harus kita lihat dulu, apa tujuan mereka datang ke sini. Kalau mencari pekerjaan, mereka harus memiliki identitas yang jelas. Kita akan pantau berapa jumlah pendatang yang masuk setelah Lebaran,” ujar Zaini, Jumat (4/4/2025).

Pemko Palangka Raya tetap mengutamakan masyarakat lokal dalam mengisi lapangan kerja yang tersedia. Menurut Zaini, peluang kerja di Palangka Raya cukup banyak, tetapi harus dimanfaatkan terlebih dahulu oleh warga setempat.

“Kalau tidak diambil oleh masyarakat kita, nanti pendatang yang mengambil. Maka dari itu, kita membekali pemuda-pemuda kita dengan berbagai pelatihan,” katanya.

Dinas Tenaga Kerja Palangka Raya secara rutin mengadakan bimbingan teknis (bimtek) dan pelatihan bagi warga yang membutuhkan pekerjaan.

Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal agar lebih kompetitif di dunia kerja.

Kesempatan kerja di Palangka Raya tersebar di berbagai sektor, mulai dari jasa, perbengkelan, hingga usaha kecil dan menengah.

Selain itu, terdapat peluang di perusahaan-perusahaan perkebunan dan pertambangan yang membutuhkan tenaga kerja.

Pemko Palangka Raya juga menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan di Kalimantan Tengah untuk memastikan ketersediaan lapangan kerja bagi warga setempat.

“Ada banyak kesempatan, baik di sektor sawit maupun tambang. Tinggal kesiapan anak-anak kita di Kota Palangka Raya, apakah mereka siap bersaing di dunia kerja atau tidak,” jelasnya.

Pemko akan terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal melalui berbagai pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja.

Harapannya, masyarakat Palangka Raya dapat memanfaatkan peluang yang ada dan tetap kompetitif di dunia kerja.

“Kami ingin memastikan bahwa warga lokal memiliki kesempatan yang lebih besar dalam mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu, kami terus mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar memanfaatkan setiap peluang yang tersedia,” pungkasnya.(y)