BeritaPemkab KapuasPemprov Kalimantan Tengah

Pemkab Kapuas Dorong Pemerataan dan Ketahanan Wilayah Melalui Program Transmigrasi Lokal

150
×

Pemkab Kapuas Dorong Pemerataan dan Ketahanan Wilayah Melalui Program Transmigrasi Lokal

Sebarkan artikel ini
Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai rencana Program Transmigrasi Lokal Kabupaten Kapuas, Berlokasi di Ruang Rapat Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, Jakarta Pusat.(Photo/ist)

Kuala Kapuas. eNewskalteng.com — Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, tengah mempersiapkan pelaksanaan Program Transmigrasi Lokal sebagai langkah strategis dalam menanggulangi dampak banjir tahunan sekaligus mendukung pemerataan pembangunan, mengurangi kepadatan penduduk, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui program ini, sebanyak 12.317 kepala keluarga (KK) direncanakan akan direlokasi secara bertahap dan terencana ke sejumlah wilayah potensial di Kabupaten Kapuas. Untuk menunjang keberhasilan program ini, telah dialokasikan kebutuhan lahan usaha seluas 44.233,93 hektare, dengan Rencana Kerja Transmigrasi (RKT) mencakup total 72.800 hektare.

Program tersebut akan tersebar di 6 kecamatan—yakni Mantangai, Timpah, Kapuas Hulu, Kapuas Tengah, Pasak Talawang, dan Mandau Talawang—meliputi 32 desa yang telah ditetapkan berdasarkan kriteria kesesuaian lahan, potensi wilayah, serta kesiapan infrastruktur dasar.

“Transmigrasi lokal ini bukan sekadar relokasi penduduk, melainkan bagian dari upaya pembangunan wilayah terpadu yang melibatkan dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan,” tegas Bupati Kapuas, Ir. H. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT, melalui keterangannya, Rabu (28/5/2025).

Pemkab Kapuas memastikan bahwa setiap kepala keluarga yang direlokasi akan memperoleh lahan yang produktif serta akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi guna mendorong kemandirian dan kesejahteraan warga transmigran.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberhasilan program, Pemkab Kapuas juga menggandeng berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta mitra pembangunan, untuk memastikan implementasi program berjalan sesuai dengan prinsip keberlanjutan, inklusivitas, dan tata kelola yang baik.

Diharapkan, pelaksanaan program transmigrasi lokal ini mampu menjadi solusi konkret dalam mengurangi ketimpangan antarwilayah, membuka peluang ekonomi baru, serta memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pemanfaatan optimal atas lahan-lahan potensial yang selama ini belum tergarap secara maksimal.(ali)