SYDNEY, 6 November (Xinhua), eNewskalteng.com – Sejumlah pakar kesehatan dan lingkungan mendesak agar perubahan iklim ditetapkan sebagai keadaan darurat kesehatan global. Seruan tersebut muncul menyusul meningkatnya risiko kesehatan manusia akibat dampak perubahan iklim di berbagai belahan dunia. Laporan Lancet Countdown tentang Kesehatan dan Perubahan Iklim 2026 mengungkapkan bahwa sejumlah ancaman kesehatan terkait perubahan iklim meningkat lebih cepat dalam dekade setelah Perjanjian Paris 2015 dibandingkan periode sepuluh tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan yang dirilis pada Jumat (6/11) tersebut, paparan suhu panas menyebabkan rata-rata sekitar 540.800 kematian setiap tahun selama periode 2016–2023. Perubahan iklim diperkirakan berkontribusi terhadap sekitar 68 persen dari angka kematian tersebut. Dampaknya semakin terlihat pada 2023 yang tercatat sebagai tahun terpanas dalam periode pengamatan.
Suhu ekstrem dikaitkan dengan sekitar 710.000 kematian di seluruh dunia, dengan lebih dari 70 persen di antaranya diperkirakan berkaitan dengan perubahan iklim akibat aktivitas manusia. Laporan tersebut disusun oleh 146 peneliti dari 71 institusi, termasuk tujuh peneliti dari Universitas Sydney. Penelitian ini dipimpin University College London melalui kerja sama strategis dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Selain meningkatkan risiko kematian, suhu panas juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Pada 2025, paparan panas menyebabkan hilangnya sekitar 573 miliar jam kerja potensial dan berpotensi menimbulkan kerugian pendapatan mencapai 1,07 triliun dolar AS. Di sisi lain, investasi global untuk energi bersih telah mencapai rekor 2,1 triliun dolar AS pada 2025.
Namun, bahan bakar fosil masih menyumbang lebih dari 80 persen pasokan energi dunia. Laporan itu juga memperkirakan polusi akibat penggunaan bahan bakar fosil berkaitan dengan sekitar 2,73 juta kematian setiap tahunnya. Temuan tersebut kembali menyoroti keterkaitan antara perubahan iklim, kualitas lingkungan, dan kesehatan masyarakat dunia.(red)












