JAKARTA, Xinhua, eNewskalteng.com – Jakarta Game On 2026 resmi dibuka di The Brick Hall, Fatmawati City Center, Jakarta Selatan, Jumat (16/10). Festival yang berlangsung hingga 18 Oktober 2026 ini mempertemukan pemain gim, komunitas, kreator, dan pelaku industri melalui kompetisi serta berbagai kegiatan hiburan. Ajang tersebut menghadirkan beragam kompetisi, mulai dari Mobile Legends, PUBG, Honor of Kings, EA Sports FC 27, dan Tekken hingga permainan mahyong, trading card game (TCG), Tamiya, dan Beyblade. Peserta dapat mengikuti kompetisi tanpa biaya pendaftaran, sementara pengunjung bisa menikmati acara secara gratis.

Selain pertandingan, festival ini juga menyuguhkan pertunjukan musik, cosplay, coswalk, serta stan makanan dan minuman. Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa budaya gim telah berkembang menjadi ruang interaksi komunitas sekaligus wadah kreativitas. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari momentum Jakarta menuju peringatan 500 tahun berdirinya kota tersebut pada 2027. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memandang industri gim sebagai salah satu sektor ekonomi kreatif yang berpotensi mendukung perkembangan teknologi, inovasi, dan penciptaan profesi baru bagi generasi muda.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, mengatakan Jakarta perlu terus menyediakan ruang bagi kreativitas, inovasi, teknologi, dan anak muda. Ia berharap Jakarta Game On dapat berkembang bersama ekosistem industri gim serta mendukung upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global yang kreatif dan berdaya saing. Industri gim sendiri tidak hanya mencakup aktivitas bermain, tetapi juga melibatkan pengembangan teknologi, kekayaan intelektual atau intellectual property (IP), produksi konten, esport, investasi, dan penyelenggaraan acara. Dengan demikian, festival seperti Jakarta Game On berpotensi mempertemukan komunitas dengan pelaku industri sekaligus membuka kesempatan bagi talenta lokal.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Puji Hastuti, menyampaikan harapan agar Jakarta dapat memiliki acara gim berskala internasional. Ajang tersebut diharapkan mampu menarik pelaku industri dan pengunjung dari berbagai negara sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi pengembang gim (developer), pemegang IP, kreator, dan talenta lokal. Penyelenggara juga menjadikan sejumlah acara internasional, seperti Gamescom Asia x Thailand Game Show di Bangkok dan Tokyo Game Show di Tokyo, sebagai inspirasi pengembangan festival gim di Jakarta.
Melalui penyelenggaraan Jakarta Game On 2026, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih luas antara komunitas, kreator, dan industri. Pengembangan acara ini juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Jakarta menjelang peringatan lima abad kota tersebut.(red)












