Puruk Cahu, eNewskalteng.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya turut memperingati satu dekade Hari Bakti Pendamping Desa yang diperingati setiap 7 Oktober. Peringatan tahun ini mengangkat tema “Menyalakan Pengabdian, Menguatkan Desa, Membangun Indonesia dari Desa”. Momentum tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang selama 10 tahun turut mendampingi pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan pembangunan di tingkat desa.
Bupati Murung Raya, Heriyus, menyampaikan apresiasi atas pengabdian para pendamping desa yang selama ini berperan dalam mendukung proses pembangunan serta penguatan tata kelola pemerintahan desa. Menurutnya, keberadaan TPP telah menjadi bagian penting dalam mendampingi masyarakat, mulai dari penyusunan rencana pembangunan, pengawalan program, hingga mendorong terciptanya desa yang lebih mandiri. “Sudah satu dekade Tenaga Pendamping Profesional berjalan berdampingan dengan masyarakat, menyusun rencana pembangunan, mengawal tata kelola, hingga mewujudkan kemandirian desa. Kalian adalah garda terdepan yang tak kenal lelah,” ujar Heriyus.
Ia menilai pendamping desa memiliki posisi penting karena terlibat langsung dalam memastikan pembangunan dapat berjalan dari tingkat paling bawah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Heriyus juga mengajak seluruh tenaga pendamping untuk mempertahankan semangat pengabdian serta terus memperkuat peran dalam mendukung kemajuan desa. “Kami bangga menyaksikan pengabdian kalian. Mari terus nyalakan semangat pengabdian, kuatkan desa kita, dan buktikan bahwa Indonesia dibangun kokoh dari desa-desa,” lanjutnya.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin menyebut TPP sebagai salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan dan kemandirian desa. Rahmanto mengatakan, pendamping desa tidak hanya bertugas menjalankan pendampingan secara administratif, tetapi juga menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan serta aspirasi masyarakat. “Tenaga Pendamping Profesional bukan sekadar tugas pelaksana, melainkan mitra setia pemerintah — merencanakan, mengawal, dan memastikan setiap program sampai tepat kepada masyarakat,” tegas Rahmanto.
Atas nama masyarakat Murung Raya, ia menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para pendamping atas dedikasi, kerja keras, serta semangat gotong royong yang telah diberikan selama satu dekade. Ia berharap TPP terus meningkatkan kapasitas dan kualitas pendampingan sehingga mampu menjadi jembatan yang kuat antara pemerintah dan masyarakat desa. “Teruslah menjadi pendamping yang handal, jembatan kokoh antara kebijakan dan aspirasi warga. Bersama kalian, desa-desa di Murung Raya akan semakin mandiri, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.(red)












