Palangka Raya, eNewskalteng.com – DPRD Kota Palangka Raya meminta masyarakat memanfaatkan fasilitas rumah oksigen yang telah disiapkan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti sejumlah wilayah.
Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, mengatakan keberadaan rumah oksigen menjadi salah satu langkah untuk membantu warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat memburuknya kualitas udara.
“Silakan manfaatkan rumah oksigen yang sudah disediakan oleh pemerintah. Fasilitas ini disiapkan khusus untuk membantu warga yang membutuhkan pasokan udara bersih,” ujar Nenie, Minggu (27/9/2026).
Pemko Palangka Raya diketahui telah menyediakan 11 titik rumah oksigen yang tersebar di sejumlah kelurahan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat mendapatkan pertolongan, terutama ketika mulai mengalami keluhan akibat paparan kabut asap.
Nenie mengingatkan kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan agar mendapat perhatian lebih selama kondisi udara memburuk.
Ia juga meminta masyarakat tidak mengabaikan gejala awal gangguan pernapasan. Keluhan seperti batuk, sesak napas, maupun gangguan lainnya sebaiknya segera mendapat penanganan agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
“Jangan menunggu kondisi kesehatan semakin parah. Kalau sudah mulai merasakan keluhan pernapasan, segera cari pertolongan,” imbaunya.
Selain fasilitas rumah oksigen, Nenie menekankan pentingnya kesiapan layanan kesehatan dan respons cepat pemerintah daerah. Menurutnya, warga yang mengalami kondisi darurat harus dapat memperoleh pertolongan tanpa harus menghadapi kendala dalam proses evakuasi.
“Jika ada warga atau anggota keluarga yang tiba-tiba mengalami sesak napas berat di rumah, jangan panik. Segera hubungi Call Center 112 agar dapat dijemput ambulans dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan,” pungkasnya. (zia/ko)












