BeritaEksekutifPemkab Barito Utara

Bupati Barito Utara Tekankan Penguatan Koordinasi Pengendalian Pembangunan

10
×

Bupati Barito Utara Tekankan Penguatan Koordinasi Pengendalian Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Bupati H Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, dan Sekda Muhlis pimpin rapat koordinasi (Rakor) Pengendalian Pembangunan Kabupaten Barito Utara Tahun 2026.(ist)

MUARA TEWEH, eNewskalteng.com – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT., menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan pengendalian pembangunan untuk memastikan seluruh program pemerintah daerah berjalan tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Pembangunan Kabupaten Barito Utara Tahun 2026, Selasa (1/9/2026).

Bupati mengatakan, rapat koordinasi pengendalian pembangunan bukan hanya menjadi forum untuk membahas penyerapan anggaran, tetapi yang lebih utama adalah memastikan setiap program dan kegiatan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Rapat koordinasi ini memiliki arti yang sangat penting. Kita tidak hanya berbicara mengenai angka penyerapan anggaran, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana setiap rupiah anggaran yang telah dialokasikan dapat secara optimal memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, anggaran pemerintah merupakan amanah masyarakat yang harus dikelola secara efektif, sehingga tidak boleh ada program yang terlambat hanya karena lemahnya koordinasi maupun kegiatan yang tidak memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi pembangunan berjalan dalam satu alur yang terintegrasi.

Bupati juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah memperkuat semangat kerja melalui Program Gaspoll 11 12, dengan membangun budaya kerja pemerintahan yang lebih cepat, terukur, terkoordinasi dan bertanggung jawab.

“Melalui Program Gaspoll 11 12, saya ingin membangun semangat kerja yang lebih cepat, lebih terukur, lebih terkoordinasi dan lebih bertanggung jawab,” katanya.

Ia menegaskan, Gaspoll 11 12 bukan sekadar slogan, melainkan gerakan bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan dan memastikan target-target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Untuk itu, Bupati meminta seluruh kepala perangkat daerah tidak bekerja secara parsial atau berjalan sendiri-sendiri. Setiap perangkat daerah harus saling berkoordinasi, membangun komunikasi dan membantu menyelesaikan berbagai hambatan yang muncul dalam pelaksanaan program.

“Jika terdapat persoalan dalam pelaksanaan kegiatan, segera komunikasikan. Jika terdapat kendala administrasi, segera selesaikan. Jika terdapat persoalan teknis, segera cari solusi,” tegasnya.

Bupati juga meminta setiap permasalahan yang muncul di lapangan tidak dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, penyelesaian masalah secara cepat dan tepat menjadi bagian penting dalam mempercepat realisasi pembangunan daerah.

Ia menyadari pelaksanaan pembangunan tentu menghadapi berbagai tantangan dan keterbatasan. Namun, dengan kebersamaan, koordinasi dan komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara, berbagai hambatan tersebut diyakini dapat diatasi.

“Ukuran keberhasilan kita bukan hanya berapa persen anggaran yang telah terserap, tetapi juga seberapa besar manfaat pembangunan yang dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Bupati mengajak seluruh jajaran menjadikan Gaspoll 11 12 sebagai momentum untuk memperkuat budaya kerja pemerintahan yang cepat, responsif, disiplin, akuntabel dan berorientasi pada hasil.

“Mari kita bekerja dengan sungguh-sungguh karena masyarakat menunggu hasil kerja kita,” ujarnya.(z)