BeritaPemkab Murung Raya

Hadiri Evaluasi Karhutla Kalteng, Bupati Heriyus Siap Perkuat Kesiapsiagaan di Murung Raya

20
×

Hadiri Evaluasi Karhutla Kalteng, Bupati Heriyus Siap Perkuat Kesiapsiagaan di Murung Raya

Sebarkan artikel ini
Bupati Murung Raya Heriyus saat mengikuti Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (3/9/2026).(Photo/Diskominfo)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus memperkuat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Murung Raya Heriyus setelah mengikuti Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (3/9/2026).

Rapat dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalteng serta seluruh bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah. Pertemuan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi antarpemerintah daerah dalam menghadapi potensi Karhutla. Kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko kebakaran menjadi salah satu perhatian sehingga langkah antisipasi perlu dilakukan secara lebih terukur. Dalam rapat, pemerintah kabupaten dan kota didorong meningkatkan kesiapsiagaan, mengoptimalkan upaya pencegahan serta memastikan koordinasi lintas sektor dapat berjalan cepat apabila terjadi kebakaran.

Bupati Murung Raya Heriyus mengatakan penanganan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah. Menurutnya, pencegahan membutuhkan keterlibatan bersama mulai dari aparat keamanan, perangkat daerah, pemangku kepentingan hingga masyarakat. “Pencegahan harus menjadi langkah utama. Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan bersama seluruh unsur terkait agar potensi Karhutla dapat diantisipasi sedini mungkin,” ujar Heriyus.

Ia menilai upaya pencegahan perlu diperkuat sampai ke tingkat masyarakat. Edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya pembakaran lahan secara sembarangan harus terus dilakukan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat. Selain itu, masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan indikasi maupun titik api sehingga dapat ditindaklanjuti sedini mungkin sebelum api meluas.

Menurut Heriyus, sinergi antara pemerintah, aparat, pemangku kepentingan dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan risiko Karhutla. Respons yang cepat juga diperlukan untuk meminimalkan dampak apabila kebakaran terjadi. Pemkab Murung Raya menyatakan siap mendukung langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.

Upaya tersebut tidak hanya ditujukan untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga melindungi kesehatan masyarakat serta menjaga agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat tidak terganggu akibat dampak kebakaran dan asap. Melalui penguatan koordinasi dan kesiapsiagaan tersebut, Pemkab Murung Raya berharap potensi Karhutla di wilayahnya dapat ditekan serta penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan terpadu.(red)