BeritaPemkab Murung Raya

Hadapi Dampak Kabut Asap, 17 Puskesmas di Murung Raya Dilengkapi Ruang Oksigen

45
×

Hadapi Dampak Kabut Asap, 17 Puskesmas di Murung Raya Dilengkapi Ruang Oksigen

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Murung Raya, memperkuat kesiapan fasilitas kesehatan dalam menghadapi kondisi kualitas udara yang kurang baik akibat kabut asap dengan menyediakan ruang oksigen di 17 Puskesmas di Puruk Cahu.(Photo/Diskominfo)

Puruk Cahu, eNewskalteng.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, memperkuat kesiapan fasilitas kesehatan dalam menghadapi kondisi kualitas udara yang kurang baik. Sebanyak 17 UPTD Puskesmas di wilayah tersebut kini telah dilengkapi ruang oksigen untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Penyediaan fasilitas ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak kondisi udara yang memburuk, termasuk kabut asap yang dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan menyelimuti sejumlah wilayah Murung Raya dan sekitarnya. Ruang oksigen yang tersedia di setiap puskesmas diharapkan dapat mendukung penanganan awal bagi masyarakat yang mengalami keluhan pada saluran pernapasan dan membutuhkan bantuan oksigen.

Bupati Murung Raya Heriyus, S.E., mengatakan peningkatan fasilitas kesehatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang mudah dijangkau masyarakat. “Kami ingin memastikan masyarakat Murung Raya mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan mudah diakses. Penyediaan ruang oksigen di seluruh UPTD Puskesmas ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah, terutama dalam menghadapi kondisi udara yang kurang baik,” kata Heriyus, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, kesehatan masyarakat merupakan salah satu aspek yang terus menjadi perhatian Pemkab Murung Raya. Karena itu, fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas perlu memiliki kesiapan yang memadai ketika terjadi kondisi lingkungan yang berpotensi memengaruhi kesehatan warga. Dengan tersedianya ruang oksigen di 17 puskesmas, masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan dapat memperoleh penanganan awal di fasilitas kesehatan yang relatif dekat dengan tempat tinggal mereka.

Heriyus juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gangguan kesehatan yang muncul, terutama ketika kondisi udara sedang tidak baik. Keluhan seperti sesak napas, batuk yang berlangsung terus-menerus maupun gangguan pernapasan lainnya, menurutnya, perlu segera mendapatkan perhatian dan pemeriksaan medis. “Jangan mengabaikan gangguan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan pernapasan. Jika mengalami keluhan, segera periksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat agar dapat ditangani sedini mungkin,” pesannya.

Selain mengandalkan pelayanan kesehatan, masyarakat juga diminta melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kondisi udara yang kurang baik. Warga disarankan menjaga kondisi tubuh, mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk dan menggunakan pelindung pernapasan apabila harus beraktivitas di luar rumah.

Pemkab Murung Raya berharap keberadaan ruang oksigen pada seluruh UPTD Puskesmas dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Fasilitas tersebut sekaligus diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan dalam menghadapi kondisi lingkungan yang dapat berdampak terhadap kesehatan warga.(red)