BeritaDPRD Palangkaraya

Arif M. Norkim Usulkan Studi Banding Kepala Sekolah ke Daerah Maju untuk Perkuat Inovasi Pendidikan

44
×

Arif M. Norkim Usulkan Studi Banding Kepala Sekolah ke Daerah Maju untuk Perkuat Inovasi Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim.

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, mendorong Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya kembali mengalokasikan anggaran untuk program studi banding bagi kepala sekolah tingkat SD dan SMP.

Menurut Arif, kegiatan tersebut penting sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi kepala sekolah agar mampu menghadirkan inovasi serta mengikuti perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis. Usulan tersebut disampaikan setelah dirinya menghadiri pertemuan rutin kepala sekolah SD Negeri se-Kota Palangka Raya. Dalam pertemuan itu, sejumlah kepala sekolah menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan peningkatan kualitas tenaga pendidik dan penguatan manajemen sekolah. “Salah satu aspirasi yang kami terima adalah perlunya kembali menghadirkan program studi banding bagi kepala sekolah ke daerah lain yang memiliki perkembangan pendidikan lebih maju,” ujar Arif.

Ia menjelaskan, melalui kegiatan studi banding, para kepala sekolah dapat melihat secara langsung berbagai inovasi pendidikan, sistem pengelolaan sekolah, metode pembelajaran, serta strategi peningkatan mutu pendidikan yang diterapkan oleh daerah lain. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi referensi yang kemudian disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekolah-sekolah di Kota Palangka Raya. “Kami berharap Dinas Pendidikan dapat menganggarkan program studi banding bagi kepala sekolah SD maupun SMP ke daerah yang memiliki sistem pendidikan lebih maju. Tujuannya agar mereka dapat melihat praktik baik yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah kita,” katanya, Jumat (24/7/2026).

Arif menilai peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga membutuhkan penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya kepala sekolah sebagai pemimpin dalam pengelolaan satuan pendidikan. Ia mengungkapkan, program studi banding serupa pernah dilaksanakan pada 2017 melalui kerja sama DPRD bersama Dinas Pendidikan. Saat itu, kegiatan tersebut dinilai memberikan manfaat positif dalam memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan manajerial kepala sekolah. Namun, program tersebut tidak lagi berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

Karena itu, Arif berharap pemerintah daerah dapat kembali memberikan dukungan melalui penganggaran agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan kembali. “Program seperti ini pernah dilakukan dan manfaatnya cukup besar. Kami berharap dapat kembali dianggarkan sehingga kepala sekolah memiliki kesempatan belajar dari daerah lain dan membawa inovasi baru untuk diterapkan di Kota Palangka Raya,” pungkasnya.(nis)