Muara Teweh, eNewskalteng.com – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Barito Selatan melakukan kunjungan kaji banding ke SMSI dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Utara, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus bertukar informasi mengenai pengelolaan organisasi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta sejumlah program yang dapat mendukung kemajuan organisasi dan anggotanya.
Rombongan SMSI Barito Selatan dipimpin langsung oleh Ketua SMSI Barito Selatan Hamdan. Turut hadir Sekretaris Bayu Ilmiawan, Bendahara Suhartoyo, serta satu orang anggota. Kedatangan rombongan diterima di aula rapat Sekretariat PWI Barito Utara. Pertemuan tersebut dihadiri Ketua PWI Barito Utara Deny Hariadi, SE, Ketua SMSI Barito Utara Saleh Purwanto, SE, Bendahara Faturrohman, serta sejumlah pengurus lainnya. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kedua organisasi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertukar pengalaman terkait pengembangan kelembagaan, peningkatan kapasitas anggota, hingga program sertifikasi.
Ketua SMSI Barito Selatan Hamdan menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan jajaran PWI dan SMSI Barito Utara. “Kami dalam kunjungan ini tentunya sangat berterima kasih sudah disambut dengan baik. Kami juga ingin menggali berbagai informasi yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi, baik SMSI maupun PWI Barito Selatan,” kata Hamdan. Menurutnya, kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan mempererat komunikasi antarpengurus, tetapi juga menjadi sarana untuk memperoleh berbagai masukan yang dapat diterapkan dalam pengembangan organisasi di Barito Selatan.
Sementara itu, Ketua PWI Barito Utara sekaligus jajaran SMSI Barito Utara menyambut positif kegiatan kaji banding tersebut. Pertemuan dinilai dapat memperkuat hubungan dan membuka ruang kerja sama antarkedua organisasi. “Saya mengapresiasi kaji banding ini. Apa yang bisa kami sampaikan semoga dapat memberikan manfaat bagi kemajuan organisasi bersama,” ujar Deny, yang juga diamini Saleh.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua SMSI Barito Utara Saleh Purwanto turut menjelaskan perbedaan fokus kerja antara SMSI dan PWI. Menurut Saleh, SMSI memiliki fokus utama pada pembinaan perusahaan atau badan usaha media siber, sedangkan PWI lebih menitikberatkan pada pembinaan profesi wartawan. “Kalau SMSI tentunya fokus pada pembinaan perusahaan atau badan usaha media siber (online), sedangkan PWI fokus pada pembinaan profesi, kompetensi, maupun sertifikasi dan juga kesejahteraan wartawannya,” jelas Saleh. Ia berharap sinergi dan komunikasi antara SMSI dan PWI, termasuk dengan organisasi sejenis di kabupaten lain, dapat terus ditingkatkan. Pertukaran pengalaman melalui kegiatan seperti kaji banding dinilai penting untuk memperkuat kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pers.
Kunjungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada agenda silaturahmi, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk kerja sama dan pertukaran informasi yang memberikan manfaat bagi perkembangan organisasi serta ekosistem pers di Kalimantan Tengah.(red)












