Palangka Raya, eNewskalteng.com – Rombongan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Tengah siap menghadiri cara RAKORDA MUI Wilayah V se-Kalimantan yang akan digelar di kota Pontianak, Kalimantan Barat pada hari Jum’at (21/8/2026) sampai Minggu (23/8/2026). Kepastian keberangkatan tersebut berdasarkan hasil Rapat Pengurus MUI Kalteng, Selasa (4/8/2026), bertempat di ruang rapat MRD I Lantai I Masjid Raya Darussalam Palangka Raya.

Rapat tersebut dihadiri langsung Ketua MUI Kalteng Prof. Dr. KH. Khairil Anwar, M.Ag dan Sekretaris Umum Prof. Dr. HM. Fachurahman, M.Psi, M.Pd, , Wakil Ketua H. Abdul Wahid, SH, Prof. H. Mazrur, M.Pd, Drs. H. Rois Mahfud, Dr. Ir. H. Syamsuri Yusuf, M.Si, Dr. H. Abubakar, HM., M.Ag, Drs. H. Pujo Purnomo, Prof. Dr. Hj. Hamdanah, M.Ag, Dr. HM. Istani, P. Yunus, SH, M.Ap, Hj. Saidah Suryani, M.Hut, Dr. Hj. Zainab Hartati, M.Ag, Hj. Kurniasih, S.Ag, M.Pd, serta KH. Baja Sukma, S.P, M.Si.
Dalam rapat tersebut juga membahas berbagai persiapan keberangkatan peserta dan peninjau, yang seluruhnya diperkirakan antara 18 hingga 20 orang. Rundwon keberangkatan juga sudah disiapkan dan dibahas bersama-sama, dimana rombongan akan berangkat menggunakan dua buah bus pinjaman Pemprov. Kalteng pada hari Rabu (19/8/2026) dari Palangka Raya dan istirahat di Sampit, lalu meneruskan perjalanan ke Kabupaten Lamandau untuk beristirahat di Mess Pemkab Lamandau. Setelah ishoma dan sarapan pagi, hari Kamis (20/8/2026), rombongan melanjutkan perjalanan menuju kota Pontianak, namun sebelum tiba, rombongan istirahat di Desa Sandai Kalimantan Barat.
Selain rombongan MUI Kalteng, para peninjau MUI beberapa kabupaten se Kalteng juga akan bergabung di Pontianak dan pada hari pertama kedatangan, seluruh peserta maupun peninjau akan bergabung dan ditampung di hotel yang telah disediakan panitia pelaksana RAKORDA MUI Wilayah V se Kalimantan.
Dalam RAKORDA tersebut, ada 7 materi yang disampaikan, yaitu Materi 1: Optimalisasi Peran Strategis MUI dalam menjawab tantangan sosial keagamaan dan dinamika umat, yang disampaikan oleh Ketua Umum MUI K.H. M. Anwar. Selanjutnya Materi 2: Pengembangan ekonomi syariah dan ekosistem halal untuk mendukung kemandiarian umat, Materi 3: Langkah efektif melindungi diri, keluarga dan masyarakat dari bahaya narkoba oleh Kapolda Kalbar dan Materi 4: Esensi kelestarian lingkungan bagi keberlangsungan hidup oleh PRCP Indonesia.
Selain itu Materi 5: Peran ulama dalam menjaga persatuan dan ketahanan umat ditengah dinamika sosial masyarakat yang disampaikan Ketua MPR-RI, Materi 6 : Sinergi pemerintah daerah dan MUI dalam penguatan kehidupan keagamaan dan permberdayaan umat di Kalimantan yang disampaikan oleh 5 Gubernur di Kalimantan, serta Materi 7: Penguatan UMKM dan kemandirian ekonomi umat berbasis produk halal yang disampaikan Menteri UMKM RI.
Selanjutnya, setelah acara penutupan RAKORDA, seluruh peserta yang berkeinginan mengikuti kunjungan muhibah ke Sarawak, Kuching, Malaysia bisa mendaftarkan diri kepada panitia pelaksana yang mengatur perjalanan kunjungan muhibah dimaksud.(van)












