BeritaEksekutifPemprov Kalimantan Tengah

Pemprov Kalteng Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga Pangan

3
×

Pemprov Kalteng Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga Pangan

Sebarkan artikel ini
Pemprov Kalteng Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi,(Photo/z)

PALANGKA RAYA, eNewskalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (6/7/2026).

Rapat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, didampingi Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Fanny Kartika Oktavianti, serta diikuti perangkat daerah terkait dan instansi vertikal.

Dalam rapat tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah pada Juni 2026 mengalami inflasi sebesar 0,23 persen (month to month/mtm), dengan inflasi tahunan mencapai 3,34 persen (year on year/yoy) dan inflasi tahun kalender sebesar 1,79 persen (year to date/ytd).

Berdasarkan perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama Juli 2026, komoditas yang masih menjadi perhatian dalam pengendalian inflasi di Kalimantan Tengah meliputi beras, minyak goreng, bawang putih, cabai merah, bawang merah, cabai rawit, daging ayam ras, dan telur ayam ras.

Sementara itu, Kantor Staf Presiden (KSP) melaporkan kondisi harga pangan strategis nasional secara umum relatif stabil dibandingkan pekan sebelumnya. Meski demikian, sejumlah komoditas masih perlu mendapat perhatian, di antaranya beras medium, jagung pakan ternak, telur ayam ras, daging ayam ras, Minyakita, bawang merah, dan bawang putih, guna menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan.

Melalui rapat koordinasi mingguan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kestabilan harga, memastikan ketersediaan pasokan, serta mengendalikan inflasi demi menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.(Zen)