BeritaKesehatanPemkab Barito Utara

Perawat Diharapkan Semakin Adaptif Hadapi Tantangan Layanan Kesehatan

2
×

Perawat Diharapkan Semakin Adaptif Hadapi Tantangan Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Kadis Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR, yang diwakili oleh Kepala Subbagian Keuangan, Kepegawaian dan Umum Dinas Kesehatan, Viona Attuner saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) III Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Barito Utara Tahun 2026.(Photo/Diskominfo)

Muara Teweh,  eNewskalteng.com – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Barito Utara menggelar Musyawarah Daerah (Musda) III Tahun 2026 di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh, Sabtu (18/4/2026). Agenda tersebut menjadi forum penting bagi organisasi dalam menyusun arah kebijakan sekaligus memilih Ketua DPD PPNI Kabupaten Barito Utara untuk masa bakti 2026–2031. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Pariadi AR, yang diwakili oleh Kepala Subbagian Keuangan, Kepegawaian dan Umum Dinas Kesehatan, Viona Attuner.

Dalam sambutannya, Viona menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga perawat yang selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk dalam mendukung berbagai program kesehatan pemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan Kabupaten Barito Utara dalam mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC) tidak terlepas dari dedikasi dan kerja keras para perawat yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di lapangan. “Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyampaikan penghargaan kepada seluruh perawat yang selama ini terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Peran perawat sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan daerah,” ujarnya.

Ia menilai Musda PPNI tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kapasitas organisasi agar mampu menjawab tantangan pembangunan kesehatan yang semakin dinamis. Selain memperkuat solidaritas internal organisasi, forum tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kompetensi sumber daya perawat dan mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program prioritas kesehatan.

Beberapa isu strategis yang menjadi perhatian bersama di antaranya upaya percepatan penurunan angka stunting, pengurangan angka kematian ibu dan bayi, serta pelaksanaan transformasi layanan kesehatan primer. Viona berharap kepengurusan baru yang nantinya terpilih mampu membawa PPNI Barito Utara menjadi organisasi profesi yang semakin kuat, profesional, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Musda III PPNI Kabupaten Barito Utara, Leonardo, mengatakan kegiatan tersebut diikuti sebanyak 111 peserta yang berasal dari unsur pengurus DPD, Dewan Pertimbangan, pengurus DPK se-Barito Utara, peserta peninjau, hingga panitia pelaksana. “Musda ini bertujuan untuk memilih Ketua DPD PPNI Kabupaten Barito Utara periode 2026–2031, mengingat masa jabatan kepengurusan sebelumnya telah berakhir. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi,” tutup Leonardo.(red)