BeritaDPRD PalangkarayaPeristiwa

Kontingen Palangka Raya Optimistis Pertahankan Gelar Juara Umum di FBIM 2026

15
×

Kontingen Palangka Raya Optimistis Pertahankan Gelar Juara Umum di FBIM 2026

Sebarkan artikel ini
Selain menghadirkan keindahan visual, Kontingen Pemko Palangka raya juga membawa pesan tentang keberanian, kekuatan, persatuan, dan semangat pantang menyerah yang menjadi bagian dari filosofi masyarakat Dayak.(Photo/ist)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 kembali menjadi ajang pelestarian dan promosi budaya Kalimantan Tengah. Dalam gelaran Karnaval Budaya yang berlangsung di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (17/5/2026), kontingen Kota Palangka Raya berhasil mencuri perhatian ribuan penonton melalui penampilan yang sarat nilai budaya dan filosofi.

Kontingen ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut menghadirkan fragmen teatrikal bertajuk Manajah Antang Lewu Gadung Batu. Penampilan yang dikemas secara atraktif itu sukses menggambarkan kekayaan budaya Dayak sekaligus menyuguhkan hiburan yang memikat masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Atraksi budaya tersebut menampilkan miniatur Rumah Betang yang dipadukan dengan visual burung antang serta ornamen bunga berwarna-warni. Selain menghadirkan keindahan visual, pertunjukan itu juga membawa pesan tentang keberanian, kekuatan, persatuan, dan semangat pantang menyerah yang menjadi bagian dari filosofi masyarakat Dayak.

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, memberikan apresiasi atas penampilan kontingen daerahnya yang dinilai mampu menampilkan identitas budaya lokal secara kuat dan berkarakter. “Penampilan kontingen Kota Palangka Raya tahun ini berhasil menampilkan identitas budaya daerah dengan sangat baik. Kami berharap capaian ini dapat terus berlanjut dan mengantarkan Palangka Raya kembali meraih prestasi terbaik serta mempertahankan gelar juara umum yang selama ini berhasil diraih,” ujarnya.

Menurut Subandi, semangat “Isen Mulang” yang berarti pantang mundur tercermin dalam penampilan kontingen Palangka Raya. Nilai tersebut sejalan dengan tujuan utama penyelenggaraan festival, yakni menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan warisan budaya daerah kepada generasi muda maupun masyarakat luas.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan FBIM 2026 yang berlangsung tertib, meriah, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Menurutnya, festival tahunan tersebut menjadi wadah penting untuk mempererat persatuan sekaligus memperkuat identitas budaya Kalimantan Tengah. “Keberagaman budaya yang ditampilkan oleh seluruh kabupaten, kota, dan instansi menjadi bukti bahwa Kalimantan Tengah memiliki kekayaan tradisi yang luar biasa. Ini harus terus dijaga dan dikembangkan,” katanya.

Subandi berharap seluruh peserta dari Kota Palangka Raya dapat mempertahankan semangat dan performa terbaiknya pada setiap cabang perlombaan yang dipertandingkan selama FBIM 2026. Dengan kerja keras dan persiapan yang matang, ia optimistis Palangka Raya kembali mampu mengharumkan nama daerah pada ajang budaya terbesar di Kalimantan Tengah tersebut.(nis)