Muara Teweh. eNewkalteng.com — DPRD Kabupaten Barito Utara menilai keberadaan pusat rehabilitasi narkotika di daerah menjadi kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya ancaman penyalahgunaan narkoba. Ketiadaan fasilitas rehabilitasi dinilai menjadi salah satu kendala utama dalam upaya penyelamatan masyarakat, khususnya generasi muda yang terjerat penyalahgunaan narkotika.
Pembahasan mengenai penanganan narkoba tersebut dilakukan dalam pertemuan antara DPRD Barito Utara, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, dan BNNP Kalimantan Tengah di Balai Antang. Pertemuan itu difokuskan untuk memperkuat koordinasi dan menyusun langkah bersama dalam menekan peredaran gelap narkotika di wilayah Barito Utara.
Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H. Tajeri, mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya jumlah pengguna narkoba di daerah tersebut. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam audiensi, jumlah pengguna narkotika di Barito Utara telah mencapai lebih dari seribu orang, sementara fasilitas rehabilitasi yang memadai masih belum tersedia.
Menurutnya, kondisi tersebut harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah karena para korban penyalahgunaan narkoba membutuhkan pendampingan medis dan psikologis secara berkelanjutan.
Tajeri juga meminta Pemerintah Kabupaten Barito Utara agar menjadikan pembangunan rumah rehabilitasi sebagai program prioritas daerah. Ia menilai kepemimpinan Bupati Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan menjadi momentum yang tepat untuk merealisasikan fasilitas rehabilitasi bagi masyarakat.
Selain menekan peredaran narkoba, keberadaan pusat rehabilitasi dinilai penting untuk membantu para pengguna keluar dari ketergantungan melalui pendekatan pemulihan yang terarah dan manusiawi.
DPRD berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan BNNP Kalimantan Tengah dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus penanganan penyalahgunaan narkotika di Barito Utara.
Dengan adanya fasilitas rehabilitasi yang memadai, masyarakat yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba diharapkan dapat memperoleh kesempatan untuk pulih, kembali produktif, dan menjalani kehidupan yang lebih baik.












