Palangka Raya, eNewskalteng.com – Persoalan sampah menjadi salah satu aspirasi prioritas yang mencuat dalam hasil reses anggota DPRD Kota Palangka Raya dari Daerah Pemilihan (Dapil) II. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, usai menghadiri Rapat Paripurna ke-I Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 di ruang rapat paripurna DPRD, Senin (13/4/2026).
Menurutnya, permasalahan sampah tidak bisa dianggap sederhana karena membutuhkan keterlibatan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. “Masalah persampahan ini terlihat gampang, tetapi sebenarnya tidak mudah. Kuncinya adalah kerja sama yang baik antara masyarakat dan pemerintah,” ujarnya.
Hap menjelaskan, terdapat tiga langkah utama yang perlu didorong untuk mengatasi persoalan sampah, khususnya di wilayah Dapil II. Pertama, penyediaan infrastruktur tempat pembuangan sampah. Ia menilai masih banyak lingkungan atau kompleks perumahan yang belum memiliki fasilitas tersebut akibat keterbatasan lahan. Karena itu, ia mendorong Dinas Lingkungan Hidup untuk menyusun rencana induk pengelolaan sampah sebagai solusi jangka panjang. “Kami menyarankan agar Dinas Lingkungan Hidup membuat rencana induk pengelolaan sampah,” tegasnya.
Kedua, pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Ketiga, menghidupkan kembali gerakan Jumat Bersih atau Jumat Beriman melalui kegiatan gotong royong secara rutin.
Ia mengusulkan agar Pemerintah Kota Palangka Raya melibatkan masyarakat, pelajar, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam kegiatan kerja bakti setiap pekan. Menurutnya, jika gerakan tersebut dilaksanakan secara konsisten, selain menciptakan lingkungan yang bersih juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. “Kalau dilakukan setiap minggu, hasilnya akan terlihat. Saat ini parit dan jalan masih banyak dipenuhi sampah plastik. Tiga hal ini perlu disosialisasikan dan ditindaklanjuti bersama,” pungkasnya.












