Palangka Raya, eNewskalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mematangkan Skim Kredit UMKM HAGUET (Huma Betang Unggul, Efisien, dan Tangguh) melalui rapat lanjutan yang digelar di Ruang Rapat Bajakah Lantai II, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, (20/4/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan skema pembiayaan yang tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga mudah diakses oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi daerah.
Rapat dihadiri oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Darliansjah, M.Si., Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Tengah Said Salim, S.Kom., serta perwakilan dari Bank Kalteng, Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Tengah, dan PT Jamkrida Kalteng.
Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Darliansjah, menegaskan bahwa Skim Kredit HAGUET dirancang sebagai solusi nyata untuk menjawab kebutuhan permodalan UMKM di daerah.
“Skema ini kita siapkan agar benar-benar memudahkan pelaku UMKM, baik dari sisi persyaratan maupun prosesnya. Harapannya, UMKM kita bisa lebih berkembang, naik kelas, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar lembaga dalam memastikan program ini berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, OJK, dan lembaga penjamin menjadi kunci agar penyaluran kredit ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada penyempurnaan mekanisme penyaluran kredit, penguatan sinergi antar lembaga, serta memastikan skema pembiayaan yang disusun mampu berjalan secara berkelanjutan.
Pemerintah berharap, melalui Skim Kredit HAGUET, pelaku UMKM di Kalimantan Tengah dapat memperoleh akses permodalan yang lebih luas dan inklusif. Dengan demikian, UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat daya saing, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.(Zen)












