BeritaEksekutifPemprov Kalimantan Tengah

2.000 “PEJUANG DATA” TURUN KE LAPANGAN, BPS KALTENG MULAI SENSUS EKONOMI 2026

11
×

2.000 “PEJUANG DATA” TURUN KE LAPANGAN, BPS KALTENG MULAI SENSUS EKONOMI 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti. (Photo/Zen)

PALANGKA RAYA, eNewskalteng.com – Suasana halaman kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah tampak berbeda, Kamis (9/4/2026). Ribuan petugas berdiri siap, menandai dimulainya Sensus Ekonomi 2026—misi besar memotret denyut ekonomi masyarakat hingga ke pelosok.

Sekitar 2.000 petugas akan diterjunkan selama tiga bulan, Juni hingga Agustus 2026. Mereka bukan sekadar pendata, melainkan “pejuang data” yang mengemban tanggung jawab memastikan setiap angka benar-benar merefleksikan kondisi di lapangan.

Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, menegaskan sensus ini menjadi fondasi penting bagi arah kebijakan ekonomi ke depan.

“Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan gambaran utuh tentang struktur dan perkembangan ekonomi. Dari sinilah kebijakan yang tepat bisa dirumuskan,” ujarnya.

Pendataan dilakukan dengan dua cara: petugas datang langsung dari rumah ke rumah, serta pengisian daring untuk usaha berskala besar. Untuk memudahkan masyarakat mengenali, petugas akan mengenakan rompi dan name tag resmi.

BPS pun mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk terbuka. Sebab, setiap data yang diberikan akan kembali dalam bentuk kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka.

Mulai dari identitas usaha, jumlah tenaga kerja, penggunaan teknologi, hingga kondisi keuangan—semua akan dipotret secara detail. Namun, di balik itu, ada tantangan tersendiri. Waktu wawancara yang cukup panjang menjadi ujian kesabaran, baik bagi petugas maupun responden.

Dengan skala besar dan cakupan luas, Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya soal angka—tetapi tentang memahami realitas ekonomi masyarakat secara utuh, demi kebijakan yang lebih tepat sasaran di Kalimantan Tengah.(zen)