BeritaPemkab Kotawaringin TimurTeknologi

Pangdam XXII Tambun Bungai : Jembatan Perintis Garuda Wujud Nyata Komitmen TNI Mendukung Percepatan Pembangunan Daerah

13
×

Pangdam XXII Tambun Bungai : Jembatan Perintis Garuda Wujud Nyata Komitmen TNI Mendukung Percepatan Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
Para undangan saat mengikuti video conference (vitcon) bersama Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, pada kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Perintis Garuda di dusun Tandang Desa Barunang Miri Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Senin (6/4/2026). (Photo-Normansyah)

Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXII Tambun Bungai, Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, menegaskan “Ground Breaking” atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Perintis Garuda di dusun Tandang Desa Barunang Miri Kecamatan Parenggean, bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah guna meningkatkan konektivitas antar wilayah yang selama ini sulit terjangkau.

Penegasan tersebut ditegaskan Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, melalui video conference (vitcon), pada kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Perintis Garuda di dusun Tandang Desa Barunang Miri Kecamatan Parenggean. Tampak hadir Staf Ahli Bupati Kotawaringin Timur Rafiq Iswandi, Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, Dandim 1015 Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, jajaran Polri, unsur Pemerintah Kecamatan, Tokoh Masyarakat dan warga setempat, Senin (6/4/2026).

“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda dilaksanakan di 15 titik secara serentak di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Pembangunan jembatan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, tetapi sebagai wujud komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya di wilayah yang selama ini sulit dijangkau,” ujar Pangdam XXII Tambun Bungai.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan hasil kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, sebagai bagian dari program bakti TNI untuk negeri. Nama Perintis Garuda mengandung filosofi semangat pembangunan dan keberanian untuk membuka jalan bagi kemajuan masyarakat di pelosok. “Saya berharap pembangunan jembatan tersebut mampu mengatasi kendala geografis yang selama ini menghambat aktivitas warga serta meningkatkan akses terhadap pelayanan publik dan distribusi logistik. Secara ekonomi, keberadaan jembatan juga diharapkan dapat membuka akses pasar bagi masyarakat sehingga potensi ekonomi lokal dapat berkembang,” tandasnya.

Pangdam menyatakan, dengan akses yang lebih terbuka, masyarakat akan lebih mudah memasarkan hasil bumi dan menggerakkan roda perekonomian mikro yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menekankan kepada seluruh personel yang terlibat dalam pembangunan agar mengutamakan faktor keamanan serta kualitas pekerjaan agar jembatan dapat digunakan dalam jangka panjang. “Saya mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mari kita laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan integritas yang tinggi demi memberikan persembahan terbaik bagi bangsa dan negara,” pungkasnya. (man)