BeritaEksekutifPemkab Kotawaringin Timur

Hanya Satu Koperasi Merah Putih di MB. Ketapang Sebagai Dampak Efisiensi Anggaran

72
×

Hanya Satu Koperasi Merah Putih di MB. Ketapang Sebagai Dampak Efisiensi Anggaran

Sebarkan artikel ini
Camat MB. Ketapang saat sampaikan sambutan pada Musrenbang, Kamis (5/2/2026). (Foto-Normansyah)

Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Hingga saat ini pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, baru dibangun Desa Eka Bahurui. Keterbatasan anggaran dan ketersediaan lahan menjadi kendala utama bagi desa dan kelurahan lainnya untuk merealisasikan program Presiden Prabowo tersebut.

 

Camat Mentawa Baru Ketapang Irpansyah mengungkapkan, Pemerintah Pusat memotong dana desa sekitar Rp800 juta untuk program Koperasi Merah Putih selama enam tahun, sehingga saat ini dana desa yang tersisa hanya sekitar Rp300 jutaan saja.

 

“Untuk dana desa dari sisa anggaran itu sudah difokuskan untuk kegiatan yang telah disusun dan tidak bisa lagi digunakan untuk pembangunan koperasi,” kata Irpansyah, Kamis 5 Februari 2026.

 

Sebab dana yang tersisa wajib dialokasikan minimal 65 persen untuk penanganan kemiskinan ekstrem, maksimal 20 persen untuk ketahanan pangan, maksimal 3 persen untuk operasional desa, serta untuk penanganan stunting, perubahan iklim, dan digitalisasi desa.

 

“Dengan sisa anggaran sekitar Rp300 juta tersebut, ada tujuh program kegiatan yang harus dilaksanakan. Maka harapan kami kepada pemerintah daerah, apabila memiliki aset seperti pasar di Pelangsian, di Desa Bapanggang, atau lokasi di Kelurahan Mentawa Baru Hulu yang tidak terpakai, bisa dipinjamkan kepada desa atau kelurahan agar dapat membangun gerai Koperasi Merah Putih,” ujarnya.

 

Irpansyah mengungkapkan, selain Desa Eka Bahurui yang telah membangun gerai, Koperasi Merah Putih di Desa Telaga Baru sebenarnya sudah berjalan, namun belum memiliki bangunan karena hingga kini masih terkendala lahan atau tanah untuk pembangunan. (man)