BeritaEkonomiEksekutifPemkab Barito Selatan

Bupati Barsel Tegaskan Pembangunan Terukur dan Berdampak Langsung bagi Masyarakat di Musrenbang Dusun Hilir

100
×

Bupati Barsel Tegaskan Pembangunan Terukur dan Berdampak Langsung bagi Masyarakat di Musrenbang Dusun Hilir

Sebarkan artikel ini
Bupati Barito Selatan, H. Eddy Raya Samsuri pada kegiatan Musrenbang RKPD di Kecamatan Dusun Hilir. (Photo/rul)

BUNTOK, eNewskalteng.com – Bupati Barito Selatan, H. Eddy Raya Samsuri, kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam memprioritaskan pembangunan yang terukur, realistis, dan memberikan dampak langsung bagi kebutuhan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) hari kedua yang digelar di Kecamatan Dusun Hilir, Kamis (5/2/2026).

 

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dari desa dan kelurahan agar arah serta prioritas pembangunan benar-benar berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.

 

“Melalui keterlibatan langsung masyarakat dalam Musrenbang ini, kualitas perencanaan pembangunan daerah ke depan sangat ditentukan. Dari sinilah kita menyusun program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Eddy Raya.

 

Ia juga menjelaskan bahwa tahun 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Barito Selatan 2025–2029 dengan tema “Pembangunan Pondasi Hilirisasi Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Ketahanan Pangan dan Energi yang Berkelanjutan.”

Tema tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan hilirisasi sumber daya lokal, pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, penurunan angka pengangguran, serta pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

 

Namun demikian, Bupati mengakui bahwa kebutuhan pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta penanganan persoalan sosial, masih dihadapkan pada keterbatasan kapasitas anggaran daerah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh menurunnya Dana Bagi Hasil serta Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

 

“Meski dalam kondisi keterbatasan anggaran, Pemkab Barito Selatan akan terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menjajaki sumber-sumber pendanaan alternatif yang sah,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Musrenbang dan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun Kabupaten Barito Selatan.

 

“Jika ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Namun jika ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama-sama. Semoga melalui kegiatan ini lahir kesepakatan terbaik bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat demi terwujudnya Barito Selatan yang sejahtera, berdaya saing, serta menjadi penyangga pangan dan energi Ibu Kota Nusantara,” tutupnya.

 

Pada hari kedua Musrenbang ini, kegiatan dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Jenamas dan Kecamatan Dusun Hilir. Di Dusun Hilir, rangkaian kegiatan juga diisi dengan peresmian Aula Kecamatan oleh Bupati Barito Selatan yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Barito Selatan.(rul)