BeritaEksekutifPemkab PalangkarayaPeristiwa

Dekranasda Palangka Raya Dorong Pengembangan Industri Kriya Anyaman Purun

122
×

Dekranasda Palangka Raya Dorong Pengembangan Industri Kriya Anyaman Purun

Sebarkan artikel ini
Dekranasda Kota Palangka Raya gelar Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2025 Tahap XVIII kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.(photo/zen)

Palangka Raya, eNewskalteng.com -Dekranasda Kota Palangka Raya gelar Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2025 Tahap XVIII kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kegiatan ini berlangsung di Handycraft Gallery Dekranasda Kota Palangka Raya, Rabu (17/12/2025).

Program PKW ini difokuskan pada pengembangan keterampilan kerajinan tangan berbahan tanaman purun (tanaman rawa sejenis rumput) dengan total durasi 250 jam pelajaran, guna meningkatkan keterampilan teknis sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan masyarakat dan pelaku IKM di Kota Palangka Raya.

Sekretaris Dekranasda Kota Palangka Raya, Heri Purwanto menyampaikan bahwa pemilihan anyaman purun sebagai fokus pelatihan didasarkan pada potensi alam Kota Palangka Raya yang didominasi kawasan rawa, sehingga sangat mendukung ketersediaan bahan baku purun.

“Anyaman purun merupakan potensi unggulan daerah yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Wilayah rawa yang luas memudahkan masyarakat memperoleh bahan baku, sehingga dengan keterampilan dan inovasi yang tepat, purun dapat diolah menjadi produk kriya bernilai ekonomi,” ucapnya.

Ia menjelaskan, tanaman purun menyimpan peluang ekonomi yang potensial apabila dikembangkan secara kreatif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pengembangan anyaman purun dinilai strategis sebagai bagian dari penguatan industri kriya khas Palangka Raya.

Melalui Program PKW, peserta dibekali keterampilan mulai dari pengolahan bahan baku purun, teknik anyaman, hingga pembuatan berbagai produk kerajinan bernilai jual seperti tas, topi, dan berbagai aksesoris. Selain keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan pembekalan kewirausahaan agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri.

Heri menambahkan, Dekranasda Kota Palangka Raya menjadi salah satu dari lima Dekranasda di Indonesia yang terpilih dalam program pengembangan kerajinan nasional, dengan fokus pengembangan yang berbeda di setiap daerah. Untuk Palangka Raya, pengembangan diarahkan pada anyaman purun.

Melalui program ini, Dekranasda berharap peserta tidak hanya memiliki keterampilan menganyam purun, tetapi juga mampu mengenali peluang usaha serta menghasilkan produk kerajinan yang siap dipasarkan. Sebagai tindak lanjut, Dekranasda Kota Palangka Raya berkomitmen memfasilitasi promosi dan pemasaran produk hasil pelatihan melalui galeri Dekranasda, pameran tingkat daerah hingga nasional, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

Dengan pelaksanaan Program PKW tersebut, Dekranasda Kota Palangka Raya berharap anyaman purun dapat berkembang menjadi produk kreatif bernilai ekonomi tinggi, sekaligus memperkuat identitas kriya daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Zen)

Penulis : Zendrato

Editor : Andi Kadarusman