BeritaEksekutifKesehatanPemprov Kalimantan TengahPeristiwa

GDAN Terus Bergerak Memberantas Narkoba, Usulkan Sanksi Adat Terberat bagi Pelaku Narkoba Harus Diusir dari Tanah Dayak

104
×

GDAN Terus Bergerak Memberantas Narkoba, Usulkan Sanksi Adat Terberat bagi Pelaku Narkoba Harus Diusir dari Tanah Dayak

Sebarkan artikel ini
Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) terus mendesak penerapan sanksi adat paling berat bagi para pelaku kejahatan narkotika, yakni pengusiran dari tanah Dayak bagi pengendali, bandar, hingga pengedar.(Photo/dok.GDAN)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Gelombang perlawanan terhadap peredaran narkoba di Kalimantan Tengah terus menguat. Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) mengusulkan penerapan sanksi adat paling berat bagi para pelaku kejahatan narkotika, yakni pengusiran dari tanah Dayak bagi pengendali, bandar, hingga pengedar.

Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum GDAN, Sadagori Henoch Binti. Ia menegaskan bahwa pedoman peradilan adat khusus kasus narkotika telah diajukan secara resmi kepada Koordinator Damang Kepala Adat se-Kalteng, Wawan Embang, untuk diproses sesuai mekanisme adat. “Sanksi adat Dayak terberat terhadap pengendali, bandar, serta pengedar narkoba yang diusulkan GDAN adalah pengusiran dari tanah Dayak. Ini merupakan langkah konkret untuk memberi sanksi tegas kepada siapa pun yang terkait peredaran narkoba di Kalteng,” ujar Henoch, Jum’at (28/11/2025).

Dukungan penuh datang dari Wawan Embang. Ia menilai usulan tersebut penting sebagai upaya menyelamatkan masa depan generasi Dayak dari ancaman narkoba yang terus mengakar. “Saya mendukung usulan pedoman peradilan adat Dayak khusus untuk kasus narkotika. Biarlah semua bersama-sama memerangi narkoba di Bumi Tambun Bungai,” tegasnya.

Nada serupa juga disampaikan Sekretaris Biro Pencegahan Narkoba dan Terorisme GDAN, yang menilai penerapan sanksi adat tegas akan menjadi fondasi moral sekaligus efek jera bagi para pelaku kejahatan narkotika. Dengan peran aktif lembaga adat, pemberantasan narkoba di Kalteng diharapkan semakin kuat dan terarah.(kaer)

Penulis : Karina

Editor : Andi Kadarusman