BeritaEksekutifPemkab Barito UtaraTeknologi

Bunda PAUD Barito Utara: Bahasa Daerah adalah Jembatan Pemahaman dan Warisan Budaya yang Harus Dijaga

63
×

Bunda PAUD Barito Utara: Bahasa Daerah adalah Jembatan Pemahaman dan Warisan Budaya yang Harus Dijaga

Sebarkan artikel ini
Bunda PAUD Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin saat menyampaikan sambutan.(Photo/diskominfo)

Muara Teweh, eNewskalteng.com — Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kabupaten Barito Utara Tahun 2025 menjadi momentum penting dalam melestarikan bahasa daerah sekaligus menandai penerapan penggunaan bahasa ibu di satuan pendidikan se-Barito Utara. Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin, memberikan apresiasi atas langkah progresif Dinas Pendidikan dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah.

Dalam sambutannya, Hj Maya menekankan bahwa bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, tetapi identitas budaya dan jembatan pemahaman antarmanusia. FTBI tahun ini turut meresmikan penggunaan bahasa daerah, termasuk Pakumpai, Mayan, Saboyan, dan Dusun Malang, yang wajib digunakan di seluruh sekolah setiap hari Kamis pada minggu pertama setiap bulan, sesuai Instruksi Bupati Barito Utara.

Hj Maya menambahkan, kebijakan ini juga dapat diterapkan di lingkungan OPD, sebagai bukti nyata cinta terhadap warisan budaya lokal. “Dulu saya pernah mengalami masa ketika penggunaan bahasa daerah dilarang di sekolah. Kini, kita mendorong anak-anak untuk bangga berbahasa daerah. Bahasa bukan sekadar alat bicara, tetapi jembatan pemahaman sekaligus cerminan identitas,” ujar Hj Maya, Sabtu (18/10/2025).

Ia menekankan pentingnya menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa daerah sejak dini. “Jika bahasa kita punah, hilang pula sebagian jati diri kita sebagai bangsa yang besar. Mari kita ajarkan anak-anak mencintai bahasa daerah dengan penuh kegembiraan.”

Festival ini diharapkan menumbuhkan semangat mencintai bahasa ibu sejak usia dini, sejalan dengan peran strategis PAUD dalam membentuk karakter anak. Dengan dukungan seluruh pihak, Kabupaten Barito Utara terus aktif dalam program revitalisasi bahasa daerah secara nasional.(kaer)

Penulis : Karina

Editor : Andi Kadarusman