BeritaBisnisEkonomiEksekutifPemkab Barito UtaraTeknologi

Bupati Barut Shalahuddin Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan

77
×

Bupati Barut Shalahuddin Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dan jajaran saat melakukan Tanam Jagung Hibrida di Teweh Timur.(Photo/diskominfo)

Muara Teweh, eNewskalteng.com — Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Tanam Bersama Jagung Hibrida di Desa Mampuak, Kecamatan Teweh Timur, Senin (10/11/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta para petani setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang harus terus diperkuat, terutama di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga pangan. “Upaya memperkuat produktivitas dan modernisasi pertanian adalah keharusan. Jagung hibrida memiliki potensi hasil tinggi, tahan hama, dan masa tanam singkat. Dengan pengolahan lahan yang baik serta dukungan teknologi, hasil produksi bisa meningkat signifikan,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tanam bersama ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan pertanian rakyat secara terpadu dan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan petani tidak hanya menghasilkan panen melimpah, tetapi juga mendapatkan harga jual yang menguntungkan. Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi langkah konkret memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian, para penyuluh, pemerintah kecamatan, aparatur desa, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, Eveready Noor, menjelaskan bahwa jagung hibrida telah ditetapkan sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Pada tahun 2025, Dinas Pertanian menyalurkan 30,7 ton benih jagung hibrida ke sentra-sentra produksi di beberapa kecamatan. “Kegiatan tanam kali ini menggunakan varietas Pertiwi 5 yang memiliki potensi hasil 4–6 ton per hektare. Melalui program ini, kita harapkan sektor pertanian Barito Utara semakin maju, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Ia juga meminta arahan Bupati agar sinergi antarperangkat daerah dalam pengembangan pertanian semakin diperkuat. Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah daerah menyerahkan berbagai bantuan kepada kelompok tani, berupa benih jagung, alat perontok padi, alat tanam jagung, pupuk, serta obat-obatan pertanian.(red)