Palangka Raya, eNewskalteng.com — Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah UIN Palangka Raya kembali menyelenggarakan Lomba Debat Hukum Mahasiswa se-Kota Palangka Raya sebagai bagian dari rangkaian Olimpiade Fakultas Syariah dan Dekan Cup 2025. Kegiatan yang digelar di Aula Gedung Bundar pada Senin (17/11/2025) ini diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi di Palangka Raya. Salah satu juri yang hadir adalah praktisi hukum sekaligus alumni Fakultas Syariah, Ali Zainal Abidin, S.H., M.H.
Ali, yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Syariah tahun 2021 dan Ketua Umum SEMA UIN Palangka Raya tahun 2022, kepada wartawan, menyampaikan apresiasinya kepada panitia yang tetap konsisten mengadakan kegiatan meskipun menghadapi berbagai keterbatasan. “Di era disrupsi organisasi yang memengaruhi aktivitas kemahasiswaan, masih ada mahasiswa yang mau berorganisasi serta meluangkan waktu dan tenaga menjadi panitia. Ini patut diapresiasi,” ujarnya.
Ali menambahkan bahwa meski terdapat beberapa catatan evaluasi, ajang tersebut sudah berjalan baik dan diharapkan terus mengalami perbaikan ke depan. Ia menilai memastikan kegiatan terlaksana adalah bagian dari tanggung jawab organisasi.
Lebih jauh, Ali menilai Lomba Debat Hukum merupakan wadah strategis untuk membentuk mahasiswa yang kritis dan memiliki kemampuan analisis hukum yang terstruktur. “Debat hukum bukan soal siapa yang paling lantang berbicara, tetapi siapa yang mampu menghadirkan argumentasi hukum yang tepat, berbasis data, dan memberikan solusi. Ini ruang belajar penting bagi mahasiswa hukum,” jelasnya.
Sebagai mantan peserta berbagai kompetisi debat, Ali menegaskan bahwa pengalaman tersebut sangat berguna ketika memasuki dunia praktik hukum. “Keahlian hadir melalui proses belajar dan praktik. Pengalaman dalam kompetisi debat akan sangat membantu ketika mahasiswa kelak menjadi Sarjana Hukum dan bekerja sebagai praktisi,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Ali mendorong agar kegiatan debat hukum dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, bahkan dengan skala lebih besar. “Kegiatan positif seperti ini harus terus dilanjutkan dengan penyempurnaan. Melihat antusiasme panitia dan peserta, saya berharap kampus dapat memberikan dukungan, bahkan memungkinkan penyelenggaraan di tingkat provinsi atau nasional,” pungkasnya.(zen)
Penulis : Zendrato
Editor : Andi kadarusman












