Palangka Raya, eNewskalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya menjaga stabilisasi harga barang kebutuhan pokok dan pengendali inflasi daerah. Masyarakat menengah ke bawah menjadi target pemerintah daerah agar mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pasar murah digelar di SMA Negeri 1 Puruk Cahu, Murung Raya (Mura). Pasar Murah termasuk dalam program prioritas Huma Betang Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 2025 s.d 2030. Pasar murah ini diperuntukan bagi orang tua murid atau siswa yang berpenghasilan rendah.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di dampingi Forkopimda Kalteng seperti Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Kabinda Kalteng berkunjung ke SMA Negeri 1 Puruk Cahu.
“Kegiatan pasar murah ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi Masyarakat dan dapat meringankan beban Masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya sehari-hari,” kata Gubernur Agustiar Sabran dalam sambutannya pada Senin (17/11/2025).
Pasar Murah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Puruk Cahu dengan Jumlah paket yang disediakan sebanyak 300 paket, dimana setiap paket terdiri dari Beras 5 kg, gula pasir 1 kg dan minyak goreng 2 Liter dengan harga jual per paket sebesar Rp 147.500.
Setiap paket telah mendapat subsidi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebesar Rp 132.500, sehingga Masyarakat hanya menebus dengan harga Rp. 15.000 per paket. Namun Gubernur menggratiskan paket bantuan pangan tersebut “Gratis”,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Murung Raya Heriyus mengungkapkan pasar murah ini membantu masyarakat yang kurang mampu dan mendapatkan barang kebutuhan pokok sehari-hari. “Pasar murah dan bantuan pangan ini meringankan masyarakat di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu,” pungkas Bupati.
Penyaluran Pasar Murah Desa Tahap II di Wilayah Timur Kalimantan Tengah dalam rangka menjelang Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Untuk Kabupaten Murung Raya, total Paket yang di salurkan sebanyak 8.260 Paket dengan jumlah desa sebanyak 116 Desa. (y)












