BeritaBisnisEkonomiEksekutifPemprov Kalimantan Tengah

Disbun Kalteng Dorong Penyerapan Tenaga Lokal Lewat Aplikasi Dayakerja.id

112
×

Disbun Kalteng Dorong Penyerapan Tenaga Lokal Lewat Aplikasi Dayakerja.id

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perkebunan Prov. Kalteng Rizki R. Badjuri.(Photo/ist)

Palangka Raya. eNewskalteng.com – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Tengah terus berinovasi dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit. Salah satu langkah nyata yang tengah digencarkan ialah pemanfaatan aplikasi digital dayakerja.id, sebagai sarana penghubung antara perusahaan dan pencari kerja di daerah.

Kepala Disbun Kalteng Rizky R Badjuri menjelaskan, aplikasi tersebut merupakan bagian dari transformasi digital yang dilakukan pemerintah untuk menciptakan sistem pasar kerja yang lebih terbuka, efisien, dan transparan.

“Aplikasi ini menjadi wadah bagi masyarakat Kalimantan Tengah untuk mencari pekerjaan di perusahaan yang beroperasi di daerah sendiri. Tujuannya agar putra-putri daerah bisa bekerja dan berkontribusi langsung di tanah kelahirannya,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Menurut Rizky, potensi tenaga kerja lokal di Kalteng sangat besar, terutama di sektor perkebunan sawit yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Namun selama ini, akses terhadap informasi lowongan kerja masih terbatas. Kehadiran aplikasi dayakerja.id diharapkan menjadi solusi atas kendala tersebut.

“Melalui platform ini, pencari kerja dapat langsung mendaftarkan diri sesuai kualifikasi yang dimiliki, sementara perusahaan bisa lebih mudah menemukan tenaga kerja sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Rizky menambahkan, sistem berbasis digital ini juga mampu menekan angka pengangguran di daerah serta mendorong perusahaan untuk lebih mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal.

Senada, Direktur Tim Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Perkebunan Kalteng, Agus Hermawan, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan perusahaan agar memanfaatkan aplikasi tersebut.

“Dengan dayakerja.id, proses rekrutmen bisa berlangsung lebih cepat, aman, dan terarah. Kami ingin memastikan masyarakat Kalteng mendapat akses kerja yang layak dan sesuai kemampuan,” ujarnya.

Agus menegaskan, kehadiran aplikasi ini bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui sistem berbasis data, Disbun Kalteng kini dapat memetakan kebutuhan tenaga kerja di sektor perkebunan dengan lebih akurat dan terukur.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkecil kesenjangan antara ketersediaan lapangan kerja dan kompetensi tenaga kerja lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan.

Dengan dukungan semua pihak, Disbun Kalteng optimistis dayakerja.id akan menjadi platform utama bagi masyarakat untuk mencari pekerjaan di daerah sendiri tanpa harus bergantung pada sistem rekrutmen konvensional.