BeritaDPRD Kota Waringin TimurKesehatanLegislatif

Pemkab Kotim Diminta Sediakan Rumah Singgah Untuk Pasien Cuci Darah

131
×

Pemkab Kotim Diminta Sediakan Rumah Singgah Untuk Pasien Cuci Darah

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (16/10/2025). (Photo/ist)

Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Riskon Fabiansyah, meminta Pemkab Kotim agar menyediakan rumah singgah untuk pasien cuci darah yang dirujuk ke RSUD Dokter Doris Sylvanus Palangka Raya, Kamis (16/10/2025). Pasalnya ungkap Riskon, banyak pasien khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu dan harus bolak-balik menempuh perjalanan jauh demi menjalani perawatan rutin. Kondisi ini ungkapnya menjadi beban berat bagi pasien maupun keluarganya, terutama karena jadwal cuci darah bersifat rutin dan tidak boleh terlambat. “Banyak warga Kotim yang harus menjalani cuci darah di Palangka Raya karena alat di RSUD dr Murjani belum mampu menampung seluruh pasien. Akibatnya, sebagian besar dari mereka terpaksa dirujuk ke Palangka Raya,” ujar Riskon.

Para pasien utamanya yang kurang mampu kata politisi Partai Golkar Kotim ini  ini tidak hanya terbebani biaya pengobatan, tetapi juga harus mengeluarkan biaya ekstra seperti biaya transportasi dan akomodasi selama di Palangka Raya. Merekapun terpaksa harus tinggal di rumah sewa. Mirinya pula ada diantara mereka yang terpaksa meminta-minta di jalan demi bisa bertahan hidup saat mendampingi keluarga yang berobat, kata riskon dengan nada trenyuh.

Untuk  itu anggota DPRD Kotim dari dapil I berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur agar bisa menyediakan rumah singgah bagi warga Kotim pasien cuci darah yang menjalani pengobatan di Palangka Raya.

Dengan keberadaan rumah singgah tersebut tentunya akan sangat membantu meringankan beban warga yang sedang berjuang melawan penyakitnya. “Untuk itu kami sangat berharap kepada Pemkab Kotim agar bisa menyiapkan  rumah singgah yang layak bagi warga kita yang berobat di Palangka Raya. Sehingga mereka yang sedang sakit tidak lagi memikirkan tempat tinggal sementara, dan paling tidak beban hidup mereka bisa sedikit berkurang,” pungkasnya. (man)

Penulis : Normansyah/enewskalteng.com

Editor    : Andi Kadarusman