Sampit, eNewskalteng.com — Sebagai upaya melestarikan dan memperkenalkan mandau sebagai warisan budaya Kalimantan Tengah, digelar sebuah Pameran Warisan Budaya di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Sabtu (25/102025). Dalam kegiatan tersebut, dipamerkan berbagai jenis mandau dengan bentuk dan nilai Sejarah.
Pameran warisan budaya bertajuk “Mandau Penyang Pambelum” ini digelar di halaman Museum Kayu Sampit yang digagas oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIII Kalselteng, di bawah naungan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
Tampak sejumlah benda bersejarah yang kental akan nilai tradisi dan filosofi Dayak dipamerkan dalam kegiatan tersebut, khususnya mandau yang tak hanya dikenal sebagai senjata tradisional, namun juga melambangkan kehormatan,keberanian dan identitas masyarakat Dayak setempat.
Apalagi saat ini, Pemerintah Kalimantan Tengah mengusulkan mandau sebagai warisan budaya sebagai benda dunia. ‘’Pameran ini diharapkan menjadi langkah awal/ untuk mendukung penetapan mandau sebagai warisan budaya tak benda dunia,’’ ujar Riris Purbasari. Ketua Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIII Kalselteng saat dimintai keterangan oleh media ini.
‘’Melalui pameran ini diharapkan masyarakat semakin memahami/ bahwa mandau bukan sekedar benda, melainkan jiwa dari kebudayaan dayak yang harus dilindungi dan dijaga keberadaannya, tambah Syahri Fendy, masyarakat pecinta budaya Mandau.
Yang terpenting pula melalui pameran ini adalah untuk melestarikan/ memperkenalkan serta menghidupkan kembali mandau sebagai warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.(man)
Penulis : Normansyah/eNewskalteng.com
Editor : Andi Kadarusman












