BeritaDPRD Kota Waringin TimurLegislatif

Pengurangan Dana TKD dikhawatirkan Berpengaruh Terhadap Kemampuan Keuangan Daerah

159
×

Pengurangan Dana TKD dikhawatirkan Berpengaruh Terhadap Kemampuan Keuangan Daerah

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua 1 DPRD Kotim Juliansyah saat dikonfirmasi di ruang kerjanya beberapa waktu lalu, Minggu (12/10/2025).(Photo/normansyah)

Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Timur, Juliansyah, menyoroti kondisi keuangan daerah yang dinilai semakin berat akibat berkurangnya dana Transfer Ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, Minggu (12/10/2025).

Juliansyah mengungkapkan, berdasarkan surat dari Kementerian Keuangan yang berisi Penyampaian Rancangan Alokasi TKD Tahun Anggaran 2026, maka Pemkab Kotim harus mengurangi anggaran belanja dari KUA-PPAS 2026 sebesar Rp168 miliar.

Kondisi ini menunjukkan akan adanya pemangkasan dana TKD Kotim untuk 2026 mendatang. Bahkan, jika dibandingkan dengan 2025, dana TKD yang diterima Kotim pada 2026 akan dipangkas hingga Rp383 miliar. “Hal tersebut tentu akan berdampak langsung terhadap kemampuan daerah dalam merealisasikan berbagai program pembangunan. Oleh karena itu, DPRD Kotim akan melihat kembali terkait kebijakan pemerintah ke depan dalam menyikapi hal ini,” kata politisi partai Gerindra Kotim ini.

DPRD Kotim bersama jajaran partai di tingkat kabupaten dan provinsi berencana menggelar pertemuan internal guna membahas solusi konkret, termasuk menyusun usulan resmi kepada kementerian terkait di Jakarta. “Harapan kami, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, bisa menyusun semacam masukan resmi untuk disampaikan kepada pemerintah pusat. Karena kalau kita lihat, sangat sulit bagi daerah menggali PAD dalam jumlah besar. Mustahil kita bisa mencapai target yang diharapkan tanpa dukungan pusat,” ujarnya. (man)