Palangka Raya, eNewskalteng.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan Pemerintah Kota Palangka Raya mendapat perhatian serius dari DPRD setempat. Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, menilai implementasi program tersebut masih menghadapi tantangan, terutama di sekolah-sekolah yang berada di kawasan bantaran sungai dan daerah terpencil.
Menurut Hasan, program MBG sejatinya dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah tanpa terkecuali. Namun, kondisi geografis dan jumlah siswa yang sedikit di beberapa sekolah membuat distribusi bantuan belum sepenuhnya merata.
“Jangan sampai anak-anak di bantaran sungai terabaikan hanya karena faktor lokasi atau jumlah siswa. Mereka punya hak yang sama untuk mendapatkan makanan bergizi,” tegas Hasan, Selasa (9/9/2025).
Ia mendorong pemerintah agar Satgas Percepatan Penyelenggaraan MBG yang akan dibentuk nanti memiliki inovasi dalam menyalurkan bantuan, misalnya dengan membuat dapur induk yang bisa melayani beberapa sekolah kecil sekaligus atau melalui sistem distribusi bersama.
DPRD juga siap mendukung dari sisi regulasi dan penganggaran agar pelaksanaan MBG bisa berjalan optimal.
“Kami di DPRD tentu siap mendukung jika diperlukan tambahan kebijakan atau anggaran agar program ini benar-benar menjangkau semua wilayah,” tambahnya.
Hasan berharap, dengan sinergi lintas sektor dan dukungan berbagai pihak, pelaksanaan MBG di Palangka Raya dapat berjalan merata dan berkelanjutan.(y)












