Jakarta. eNewskalteng.com — CNN Indonesia menyampaikan apresiasi atas pengembalian kartu identitas (ID) liputan Istana milik jurnalisnya, Diana Valencia, setelah sebelumnya dicabut. Pihak Istana melalui Deputi Biro Pers juga memberikan jaminan bahwa kejadian serupa tidak akan terulang. “Teman-teman tetap dapat menjalankan tugas profesional. Itu yang kita pegang, dan tadi Pak Deputi menjamin tidak akan lagi terjadi peristiwa ini. Saya berterima kasih kepada rekan-rekan komunitas pers, seperti IJTI, Forum Pemred, PWI, AJI, serta Dewan Pers yang terus mengawal,” ujar Titin, perwakilan CNN Indonesia.
Titin menegaskan, pertanyaan yang diajukan Diana Valencia saat konferensi pers Presiden Prabowo merupakan bentuk kerja jurnalistik yang relevan dan dibutuhkan publik. “Diana tidak dipecat dari CNN Indonesia. Pertanyaan yang dia ajukan sangat kontekstual dan dijawab baik oleh Presiden. Bagi kami, Diana adalah salah satu jurnalis terbaik yang dimiliki CNN Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Diana Valencia mengapresiasi pihak Istana dan Biro Pers yang membuka ruang dialog serta mengembalikan kartu liputannya. Ia berharap pengalamannya menjadi pembelajaran agar tidak terulang bagi jurnalis lainnya. “Saya berterima kasih kepada Biro Pers yang mau mengembalikan dan meminta maaf kepada saya maupun CNN Indonesia. Semoga ini menjadi yang terakhir, tidak ada lagi pencabutan ID liputan di Istana,” kata Diana.
Menurutnya, dinamika di lapangan seperti tarik-menarik posisi saat doorstop adalah hal biasa dalam kerja jurnalistik, namun akses liputan tidak seharusnya terhambat oleh penarikan ID.(sumber/detik.com)












