BeritaEksekutifPemkab Kapuas

Bupati Kapus H Wiyatno Tegaskan Komitmen Buka Akses Jalan Darat Penghubung Terusan dan Pelabuhan Batanjung

132
×

Bupati Kapus H Wiyatno Tegaskan Komitmen Buka Akses Jalan Darat Penghubung Terusan dan Pelabuhan Batanjung

Sebarkan artikel ini
Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno saatmendampingi Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran di Desa Terusan Makmur untuk melaksanakan panen raya padi.(photo/ist)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Bupati Kapus H Wiyatno menegaskan komitmennya untuk membuka akses jalan darat yang menghubungkan Terusan dan Pelabuhan Batanjung. Permasalahan infrastruktur jalan darat menuju Terusan Kecamatan Bataguh dan Pelabuhan Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala tersebut mendapat perhatian serius Bupati.

Terlebih wilayah Terusanmerupakan penghasil padi di Kabupaten Kapuas. “Sudah 48 tahun masyarakat di sini, namunsejauh ini akses jalan darat yang menjadi keluhan masyarakat belum pernah terealisasi,” ungkap Bupati Kapuas Wiyatno saat panen raya padi bersama Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran, Senin (14/7/2025).

Dia berharap, dengan kehadiran gubernur dan setelah beliau melihat langsung kondisi ini, tahun-tahun yang akan datang bisa kita programkan dari provinsi dan kabupaten.

“Kami dari kabupaten sudah mengalokasikan anggaran dan saat ini sedang proses,” kata dia.
Bupati mengungkapkan, ruas jalan menuju jembatan Terusan melalui delapan desa dari Kecamatan Selat, Kecamatan   Basarang hingga Kecamatan Bataguh. Di antaranya, Desa Batuah, Pangkalan Rekan.
Murung Keramat, Panamas, Budi Mufakat, Pulau Kupang Seberang, Jangkit Seberang hingga sampai Jembatan Terusan. Sedangkan dari Jembatan Terusan menuju desa Terusan Makmur berjarak sekitar 15 kilometer.

“Kami dari pemerintah daerah optimistis pada 2026 atau 2027 mobil sudah bisa masuk Terusan. Mudahmudahan apa yang diidamidamkan masyarakat bias terealisasi,” harap Wiyatno.

Wiyatno juga menyampaikan, pembangunan ruas jalan menuju Pelabuhan Batanjung ada 4 segmen. Tahun ini dari kabupaten akan mengerjakan sepanjang 25 kilometer dengan total anggaran hampir Rp30 miliar dan sekarang sedang proses lelang.

“Kami juga sudah berkomunikasi dengan kepala Dinas PU dan Sekretaris Daerah, kabupaten membuat badan jalan dan nanti pada 2027 peningkatan base B dan base A dari provinsi Kalteng,” kata bupati.
Dia berharap, pada 2028-2029 jalan menuju Batanjung bisa diselesaikan.

“Karena kita berkolaborasi dengan pakgubernur. Untuk Kabupaten mengerjakan badan jalan danuntuk peningkatan dari Provinsi Kalteng,” pungkasnya.

Wiyatno mengungkapkan, ruas menuju Batanjung yang akan dikerjakan tahun ini sepanjang 25 kilometer dengan lebar 20 meter.(y)