BeritaEksekutifPemkab Kapuas

Bupati Kapuas Soroti Pentingnya Efisiensi APBD-P 2025

123
×

Bupati Kapuas Soroti Pentingnya Efisiensi APBD-P 2025

Sebarkan artikel ini
Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno dan Ketua DPRD Kapuas Ardiansyah memperlihatkan berita acara paripurna.(photo/ist)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas menyampaikan jawaban resmi atas pandangan umum fraksi-fraksi Pendukung DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) tahun anggaran 2025.

Jawaban tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno dalam Rapat Paripurna Ke-17 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kapuas, Senin (7/7/2025).

Rapat dipimpin oleh unsur pimpinan DPRD Kapuas dan dihadiri Pj Sekretaris Daerah Dr Usis I Sangkai, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah dan undangan. Agenda tersebut merupakan bagian penting dari proses pembahasan Raperda APBD-P sebelum memasuki tahapan pengesahan.

Mengawali sambutan, bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi atas pemandangan umum dan masukan yang telah disampaikan. Ia menyatakan bahwa kritik dan saran dari DPRD merupakan bagian dari proses demokrasi yang konstruktif dalam rangka penyempurnaan kebijakan anggaran daerah.

“Atas pemandangan umum dari ketujuh fraksi pendukung dewan yang terhormat, kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” ujar Wiyatno.

Secara khusus, bupati merespons pandangan Fraksi Nurani Bintang Demokrat terkait perlunya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber pembiayaan pembangunan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sejalan dengan hal tersebut dan berkomitmen untuk memaksimalkan pendapatan melalui regulasi yang telah disahkan, yakni Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

“Kita berharap, dengan pemanfaatan sistem informasi berbasis elektronik, realisasi PAD akan meningkat, sehingga memberikan ruang fi skal lebih besar bagi pembangunan daerah,”pungkas Wiyatno.(y)