PALANGKA RAYA, eNewskalteng.com – Sebanyak 280 CPNS di Kalimantan Tengah “naik panggung” dalam Seminar Aktualisasi Latsar CPNS Gelombang II Tahun 2026 yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalteng. Forum ini menjadi ajang krusial untuk menguji sejauh mana peserta mampu menerjemahkan nilai dasar ASN ke dalam aksi nyata di lapangan.
Peserta yang terdiri dari Golongan II Angkatan IX dan X serta Golongan III Angkatan XXVIII hingga XXXI ini berasal dari Kabupaten Katingan, Lamandau, dan Seruyan. Mereka mempresentasikan hasil aktualisasi berupa inovasi kerja yang telah diterapkan di unit masing-masing.
Tak sekadar formalitas, seminar ini menjadi ruang pembuktian kualitas calon aparatur. Berbagai gagasan, terobosan, hingga solusi konkret dipaparkan dengan penuh keyakinan, mencerminkan semangat perubahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, menegaskan bahwa aktualisasi bukan hanya tugas administratif, melainkan tolok ukur integritas dan profesionalisme ASN masa depan.
“Di sinilah terlihat apakah nilai-nilai ASN benar-benar dihidupi dan diwujudkan dalam pekerjaan. Kami ingin CPNS tidak berhenti pada konsep, tetapi mampu menghadirkan inovasi yang berdampak langsung,” tegasnya.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mencetak ASN yang adaptif, berdaya saing, dan siap menjawab tantangan birokrasi modern, sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Seminar berlangsung dinamis dan penuh energi, menandai keseriusan BPSDM Kalteng dalam memastikan setiap CPNS tidak hanya siap secara teori, tetapi juga teruji dalam praktik pelayanan publik.(Zen)












